Pelanggaran Etika Bisnis

 MAKALAH

PELANGGARAN ETIKA BISNIS

Disusun guna memenuhi tugas mata kuliah Etika Bisnis

Dosen Pengampu : Sri Sapto Darmawati

 

 

 



 

 

 

Disusun Oleh :

Hildan Luth Nurdhonis                       12219826

Maya Azzahra Balqis                          13219623

Miftahul Jannah                                  13219701

Muhammad Zaidan                             14219495

Zaenab Saputri                                    16219796       

 

 

 

 

 

Fakultas Ekonomi

Jurusan Manajemen

Universitas Gunadarma

2022

 

BAB I

PENDAHULUAN

 

Dunia bisnis saat ini mengalami perkembangan yang cepat, tidak hanya menyangkut hubungan antara pengusaha dengan pengusaha, tetapi mempunyai kaitan secara luas. Perkembangan ini perlu diimbangi dengan aturan-aturan atau norma-norma yang dapat mengatur bisnis itu sendiri. Bisnis yang baik adalah bisnis yang beretika, yakni bisnis dengan kinerja unggul dan berkesinambungan yang dijalankan dengan mentaati kaidah-kaidah etika sejalan dengan hukum dan peraturan yang berlaku.

 

Etika bisnis adalah suatu bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam kegiatan bisnis yang dilakukan oleh para pelaku-pelaku bisnis. Masalah etika dan ketaatan pada hukum yang berlaku merupakan dasar yang kokoh yang harus dimiliki para pelaku bisnis dan akan menentukan tindakan apa dan perilaku bagaimana yang akan dilakukan dalam bisnisnya. Untuk mewujudkan etika dalam berbisnis perlu pembicaraan yang transparan antara semua pihak, baik pengusaha, pemerintah, masyarakat, maupun bangsa lain agar tidak hanya satu pihak yang menjalankan etika. Etika Bisnis merupakan sesuatu yang harus diperhatikan oleh perusahaan, karena berkaitan dengan kepuasan konsumen maupun perlindungan konsumen.

 

Etika merupakan keyakinan mengenai tindakan yang benar dan yang salah, atau tindakan yang baik dan yang buruk, dalam menjalankan kegiatan atau tindakan terhadap lingkungan, baik internal maupun eksternal. Nilainilai dan moral pribadi perorangan dan konteks sosial menentukan apakah suatu perilaku tertentu dianggap sebagai perilaku yang etis atau tidak etis. Dengan memegang teguh etika atau moral bisnis yang ada bisnis kita akan berjalan dengan baik, karena dengan memiliki etika kita dapat bersaing dengan perusahaan lain tanpa menyakiti pihak manapun.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

ISI

 

2.1 Pelanggaran Etika Bisnis PT Megasari Makmur

PT Megasari Makmur adalah perusahaan yang cukup terkenal dengan salah satu produknya berupa obat nyamuk dengan merek “HIT”. Namun, belakangan diketahui jika produk tersebut telah melanggar etika bisnis. Banyak masyarakat telah mengenal produk ini sebagai obat nyamuk yang murah tetapi sangat efektif. Sayangnya, merek itu pada akhirnya harus menarik diri dari peredaran karena mengandung zat aktif propoxur dan diklorvos yang merupakan salah satu bentuk pestisida. Pihak kesehatan menilai bahwa zat tersebut sangat berbahaya untuk sistem kesehatan manusia. Bahkan, lebih parahnya lagi bisa menyebabkan keracunan pada darah apabila terlalu banyak menghirup udara yang telah bercampur dengan produk HIT.

 

2.2 Analisis Permasalahan

Dalam berbisnis, moral dan kejujuran adalah nomor satu. Sehubungan dengan studi kasus produk HIT, kesalahan yang telah mereka lakukan memang cukup fatal sehingga harus menarik penjualan. Adapun analisis permasalahan selengkapnya dapat Anda simak di bawah ini:

 

  1. Siapa yang Salah?

Apabila melakukan kesalahan, maka yang bertanggung jawab adalah kelompok atau perusahaan tersebut, apalagi ini merupakan bentuk tindakan secara sadar dan bersamasama. Walaupun begitu, pihak karyawan tidak dapat disalahkan karena dalam sebuah birokrasi besar mereka memiliki faktor ketidaktahuan dan ketidakmampuan.

 

  1. Mengapa Bisa Terjadi?

Perusahaan pada hakikatnya tersusun atas birokrasi atau sistem yang runut dan sistematis, sehingga dalam sebuah keputusan tidak mungkin dilakukan oleh seorang diri. Jadi, sudah pasti bentuk pelanggaran ini merupakan kesalahan bersama. Jika mereka lebih peduli dan tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tidak mungkin pelanggaran moral semacam ini akan terjadi. Oleh sebab itu, tidak ada alasan bahwa mereka kurang paham terkait zat-zat kimia.

 

  1. Pelanggaran Tertulis

 Pada dasarnya, perusahaan tersebut telah melanggar banyak peraturan dan dikenai pasal berlapis. Hal ini berdasarkan penetapan regulasi dalam UUD. Berikut ini pemaparannya:

       Pasal 4 tentang hak konsumen 

       Pasal 7 tentang kewajiban pelaku usaha

        Pasal 8 tentang larangan pengusaha melanggar standar bahan baku 

       Pasal 19 tentang pengusaha yang harus ganti rugi atas tindakannya yang keliru

Dari beberapa contoh pelanggaran etika bisnis PT Megasari Makmur, sejauh ini sudah cukup membuatnya merosot, terlebih dari segi kepercayaan konsumen. Oleh karenanya, setiap pelaku bisnis sudah sepatutnya belajar dari kesalahan-kesalahan semacam ini.

 

2.3 Tindakan Penyelesaiannya

            Sebagai bentuk hukuman dan tanggung jawab dari pihak produsen, mereka bukan hanya sekedar meminta maaf tetapi juga bersedia untuk menarik seluruh produk obat nyamuk tersebut dari pasaran. Setelah itu, mereka mengajukan surat perizinan untuk memproduksi lagi. Namun, produk kali ini harus dipastikan sesuai dengan regulasi. HIT aerosol yang baru oleh produsen diciptakan menggunakan formula yang berbeda dan tentunya bebas dari zat berbahaya seperti pada pelanggaran sebelumnya. Bahkan, setiap zat yang akan mereka campurkan telah melalui proses uji yang panjang dan lolos dari izin pemerintah. Barulah pada tanggal 22 September 2006, produk HIT Aerosol yang baru benar-benar memperoleh perizinan untuk mengedarkan produknya secara resmi.

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB III

KESIMPULAN

 

Etika dalam berbisnis adalah standar formal dan normal. Hanya saja tergantung dari pelaku usaha itu sendiri bagaimana cara menerapkannya pada organisasi. Faktanya, PT Megasari Makmur telah gagal mengaplikasikan moral tersebut, sehingga secara sadar melanggar prinsip kejujuran. Hanya berasumsi berdasarkan keuntungan sebesar-besarnya dengan biaya produksi minimal, bukan berarti bisa mengabaikan begitu saja dampak negatifnya. Meskipun pada akhirnya sudah meminta maaf, akan tetapi seharusnya mereka bisa berpikir lebih cerdas mengenai efek jangka panjang.

 

 

 

 

 

 

 


 

SUMBER       :

-          https://www.situsekonomi.com/2020/09/contoh-kasus-pelanggaran-etika-bisnis.html?m=1

http://ericayoshifikrianti98.blogspot.com/2019/07/studi-kasus-pelanggaran-etika-bisnis-pt.html?m=1

Komentar